Sewa Rumah itu Buang Uang, Benarkah?

Meningkatnya kebutuhan ekonomi di era milenial ini menuntut kita untuk semakin cermat mengelola keuangan. Salah satu poin penting yang jadi pertanyaan adalah tempat tinggal. Ada yang berpendapat, lebih baik menyewa, karena uang yang keluar tidak banyak. Sebaliknya, ada yang berpendapat bahwa sewa rumah itu justru adalah pemborosan. Benarkah?

Preet Banerjee, seorang pakar finansial mencoba memaparkan bahwa anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, ketika Anda membayar uang untuk sewa rumah, Anda tidak sedang membuang uang. Anda mendapatkan tempat tinggal untuk periode tertentu. Jika Anda membeli rumah (khususnya KPR), maka Anda akan memiliki pengeluaran yang bernama ‘bunga KPR’.

Dalam pemaparannya, Banerjee membandingkan dua kasus antara Owen si pembeli dan Roger si penyewa. Keduanya diilustrasikan mengambil rumah yang kurang lebih sama, dengan cara mereka masing-masing. Banerjee merinci biaya-biaya yang akan dikeluarkan oleh Owen dan Roger, lalu memprediksi level ekonomi mereka 25 tahun mendatang. Dari hasil perhitungannya, didapatlah kesimpulan bahwa dalam 25 tahun mendatang, kondisi ekonomi mereka tidaklah jauh berbeda.

Sebenarnya cara perhitungan yang dipaparkan oleh Banerjee masih bisa diperdebatkan. Hitung-hitungannya bisa berbeda di tiap negara, seperti bunga KPR, harga rumah, besarnya biaya perawatan rumah, biaya transportasi dari rumah ke tempat kerja dll. Namun berhubung pertanyaannya hanya sebatas “Benarkah sewa rumah itu pemborosan?”, video ini cukup menjawab.

Lalu, bagaimana pendapat Anda?

Ray White Memenangkan Franchise Market Leader Tiga Tahun Berturut-Turut!

Berkat ketekunan dan kerja keras, Ray White kembali memenangkan Franchise Market Leader 2016 kategori Agen Properti. Ray White juga telah meraih penghargaan ini di 2014 dan 2015.

Kesuksesan ini tidak lepas dari kerjasama antar Principal dan Marketing Executive Ray White. Menurut Ray White Indonesia, saat ini sudah berdiri 168 kantor Ray White di 22 kota besar dengan lebih dari 3.500 Marketing Executive di seluruh Indonesia. Sinergitas antar seluruh kantor semakin mengukuhkan nama Ray White sebagai ‘Clear Market Leader‘, melampaui kompetitor-kompetitornya.

Maju terus Ray White Indonesia!

Open House Lokasi Usaha di Bandung Utara, 22 dan 23 Oktober

Kunjungi Open House Ray White Dago di Bandung Utara!


Lokasi: Jl. Setiabudi & Jl. Raya Lembang

Hari/Tanggal: Sabtu & Minggu/ 22 & 23 Oktober 2016

Waktu: 09.00 s/d 13.00


Lokasi I, Jl. Dr. Setiabudi

Detil:

  • Luas tanah 1225m
  • Luas bangunan 500m
  • 7+2 kamar tidur
  • 9 kamar mandi
  • Listrik 10.000W
  • Air submersible & artesis
  • Hadap Timur
  • Parkiran luas

Lokasi II, Jl. Raya Lembang

Detil:

  • Luas tanah 1727m
  • Luas bangunan 300m
  • Listrik 2200W
  • Air PDAM
  • Hadap Timur
  • Parkiran luas
  • Cocok untuk usaha cafe, resto, guest house dll

Lokasi III, Jl. Raya Lembang

Detil:

  • Luas tanah 1059m
  • Luas bangunan 1000m
  • Listrik 2200W
  • Air PDAM & submersible
  • Hadap Timur
  • Parkiran luas
  • Cocok untuk usaha cafe, resto, guest house dll

Tertarik info lebih lanjut? Segera kontak kami untuk survey lokasi.


 

Syukuran Kantor Baru Ray White Dago

Setelah tiga tahun berkantor di Jl. Ir. Juanda No. 105, Ray White Dago sekarang pindah ke Jl. Ir. Juanda No. 81 Lantai 2. Acara syukuran kantor baru diadakan hari Selasa, tgl 10 Oktober 2016. Acara ini dihadiri oleh principal Ray White Dago (Viche Tanaka, Esther Lilyan dan Heryanto Attan), staff serta para tim property consultant Ray White Dago.

Acara syukuran ini diawali dengan doa, pemotongan tumpeng dan silaturahmi antar tim dan tamu-tamu undangan. Semoga di kantor yang baru ini, Ray White Dago dapat lebih berkembang lagi dan konsisten menjadi pilihan pertama konsultan properti di Bandung.

Bravo Ray White Dago!